6 Cara Diet Saat Menyusui, Aman Untuk Ibu dan Bayinya

Tags: , , , , , , ,

6 Cara Diet Saat Menyusui, Aman Untuk Ibu dan Bayinya

Mengalami kenaikan berat badan drastis saat hamil, terkadang membuat para ibu stres. Apalagi yang biasanya punya bentuk tubuh proporsional bak gitar Spanyol. Diet akan menjadi target utama setelah melahirkan tapi, harus dengan cara diet saat menyusui yang tepat agar ibu tetap sehat dan bayi terjalin asupan gizinya.

6 Cara Diet Saat Menyusui Yang Patut Dicoba

Sebenarnya pada kondisi alami, seorang wanita akan kembali ke tubuh idealnya usai melahirkan secara bertahap. Tapi kebanyakan tak sabaran, sehingga mengambil langkah diet. Jika Ada salah satunya yang melakukan diet tersebut, jangan lupa dibarengi dengan penerapan enam cara berikut.

  • Makan Pada Piring Kecil

Kalau biasanya Anda makan menggunakan piring nasi ukuran besar, pada masa diet gantilah piringnya dengan yang lebih kecil. Fungsinya adalah, agar porsi makanan yang masuk ke dalam tubuh bisa dibatasi walaupun kadar gizinya tetap maksimal.

  • Cemilan Sehat

Saatnya untuk menyimpan dulu kegemaran ngemil coklat, keripik balado, atau cemilan yang akan membuat gendut. Gantilah dengan cemilan sehat yang dibuat dari buah, gandum, atau sayur, sehingga mudah dicerna dan tidak menimbulkan timbunan lemak pada tubuh.

  • Kurangi Gula

Gula adalah “musuh” diet, makanya Anda perlu mengurangi asupan gula ketika sedang menjalani diet. Bisa dengan memilih gula jagung, untuk minum teh atau mengurangi takaran gula saat membuat makanan manis di rumah.

  • Kurangi Lemak

Ibu menyusui, tetap butuh asupan protein yang tinggi karena bayi yang baru lahir masih menggantungkan nutrisinya pada ASI. Pilihlah protein minim lemak seperti daging ikan, unggas, dan telur.

  • Cukup Cairan

Anda harus banyak minum air putih, untuk memperlancar proses metabolisme pada tubuh. Bisa ditambah dengan jus buah dan sayuran segar, untuk memaksimalkan nutrisi untuk diri sendiri dan bayi.

  • Olahraga

Jangan lupa untuk mulai rutin kembali berolahraga, gunanya untuk membakar lemak yang pastinya masih berlebih usai melahirkan. Pilihlah olahraga yang sederhana terlebih dahulu, seperti lari pagi, bersepeda, berenang, atau main badminton. Hindari dulu olahraga angkat beban berat atau sejenisnya.

Bahayakah Diet Saat Menyusui?

Ada yang mengatakan bahwa ibu menyusui yang diet itu tidak baik, katanya akan membuat bayi kurus dan kurang gizi. Tapi jika dilakukan dengan cara yang benar, maka bahaya itu bisa diatasi misalnya adalah:

  • Mulailah diet saat usia bayi sudah dua bulan ke atas, sehingga tubuh ibu menyusui sudah punya ritme yang bagus dalam memproduksi ASI. Jika dipaksakan diet langsung usai melahirkan, justru akan memicu turunnya produksi ASI sementara awal lahir bayi sangat butuh asupan ASI yang maksimal.
  • Diet dengan cara bertahap, jangan langsung melakukan diet ketat karena hanya akan membuat tubuh tidak sehat dan mengalami kelaparan berlebih. Ujung-ujungnya, produksi ASI yang menjadi turun drastis.
  • Lebih baik diet alami saja, dengan mengurus buah hati semaksimal mungkin. Sebab menyusui secara medis sudah membantu pembakaran 300 kalori, kemudian menggendong bayi, memandikannya, hingga begadang tengah malam. Jadi, alangkah baiknya melakukan diet alami ketimbang keluar duit lagi untuk melakukan diet bukan?

Memang tak ada salahnya untuk menerapkan cara diet saat menyusui, bagi wanita yang ingin postur tubuhnya kembali langsing. Asalkan Anda melakukannya di waktu yang tepat dan cara yang tepat, tanpa mengganggu asupan gizi bayi dan juga kebutuhan nutrisi tubuh Anda sendiri.