Cerita Fabel Singkat Kisah Kura-kura dan Bebek

Cerita Fabel Singkat Kisah Kura-kura dan Bebek

Kura kura ini setiap saat menggendong rumahnya yang berada di punggungnya. Tidak peduli seberapa keras dia mencoba, dia tidak bisa meninggalkan rumahnya akan selalu dibawa kemana ia pergi.

Pada suatu hari, segerombolan hewan mendapatkan undangan resmi dalam acara pernikahan mewah yang akan di selenggarakan oleh Kodok dan Burung Elang. Dimana pada acara itu si kura kura selalu tidak bisa ikut karena tidak bisa berjalan dengan cepat dan selalu ketinggalan.

Setelah bertahun-tahun, Kura-kura mulai berharap dia pergi ke pernikahan itu. Ketika dia melihat betapa riangnya burung-burung terbang dan bagaimana Kelinci dan Tupai serta semua binatang lainnya berlari dengan gesit.

Melihat teman temanya sangat enteng berlari dan terbang Kura-kura merasa sangat sedih dan tidak puas.

Dia ingin melihat dunia juga, dan di sanalah dia dengan sebuah rumah di punggungnya dan kaki kecil yang pendek yang hampir tidak bisa menyeretnya hampir membuatnya putus asa.

Suatu hari dia bertemu dengan sepasang bebek dan menceritakan semua masalahnya.

Tenang Kura-kura, saya bisa bantu kamu terbang dan melihat acara pernikahan itu ,” kata Bebek. ‚ÄúPegang tongkat ini dengan gigimu dan kami akan membawamu jauh ke udara di mana kamu bisa melihat acara pernikahan burung elang dan katak diatas pepohonan besar dan tinggi itu kamu juga akan bisa melihat keindahan alam dari atas. Tapi diamlah atau kamu akan menyesal. “

Kura-kura memang sangat senang. Dia mencengkeram tongkat itu dengan kuat dengan giginya, kedua bebek itu memegangnya satu di setiap ujungnya, dan pergi mereka terbang menuju ketinggian pada sebuah bukti jauh diatas sana.

Saat itu seekor burung elang terbang mendekati si Angsa, dan dia melihat ada se ekor kura kura berada dibawah kaki si bebek tadi.

Kemudia si Elang menegur, wah hebat kamu kura kura bisa terbang setinggi ini. Kamu kan gak bisa terbang, jalan aja susah sahut si Elang.

Kemudian dengan sontak kura kura menjawab!

Eh Elang kamu jangan sombong! Disaa itulah si kura kura kemudian jatuh kebawah dengan sangat cepat dan membuat tubuhnya hancur, karena dia mengabaikan pesan dari sisi bebek, ketika dia menjawab perkataan elang tadi mulutnya terbuka dan tidak bisa mencengkram lagi.

Pesan Moral cerita fabel singkat di atas : Jangan bertindak se enak sendiri, patuhilah perintah orang yang berjasa kepadamu kalau tidak nasibmu akan sangat malang.